
The Canadian dollar weakened despite upbeat Canadian GDP data showing 0.1% growth in July. US jobless claims fell to 193,000, beating forecasts, which supported the US dollar.
Falling crude oil prices and risk-off sentiment also weighed on the loonie.
A stronger US dollar and lower oil prices pressure dollar-priced grain and oilseed values while making US exports cheaper for foreign buyers.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 565 peristiwa makro bearish sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median -1,4% selama 5 sesi (41% lebih tinggi; separuh tengah -5,9% sampai +3,0%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Setelah 2.356 peristiwa makro bullish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median +0,2% selama 5 sesi (60% lebih tinggi; separuh tengah -0,3% sampai +0,7%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.