
Ukrainian drone attacks on Russian oil tankers in the Black Sea raised supply risk for crude. Ukraine declared Russian Black Sea ports war-risk areas, and ICE Brent settled above $86 a barrel.
The article also reports wheat gains on escalating Ukraine-Russia tensions.
Black Sea shipping risk, which carries a large share of Russian crude and grain exports, lifts crude prices and wheat values, raising input and freight costs for feed buyers.
Setelah 656 peristiwa geopolitik bullish sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median +1,9% selama 5 sesi (63% lebih tinggi; separuh tengah -2,7% sampai +6,6%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 626 peristiwa geopolitik bullish sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median +2,1% selama 5 sesi (62% lebih tinggi; separuh tengah -2,3% sampai +8,5%), dan +1,6% selama 20 sesi.
Setelah 361 peristiwa geopolitik bullish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,7% selama 5 sesi (58% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +3,7%), dan +1,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.