
Bloomberg reports that Brazil risks losing soy sales to Europe because of EU rules requiring proof that commodities are not linked to deforestation and comply with local law. The EU requirements take effect in 2025 and Brazil's Forest Code compliance is the key concern.
If Brazilian soy struggles to meet EU documentation rules, some volumes could be redirected, putting mild pressure on Brazilian soy and meal prices relative to other origins.
Setelah 369 peristiwa kebijakan bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median -0,2% selama 5 sesi (46% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,8%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 223 peristiwa kebijakan bearish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,3% selama 5 sesi (45% lebih tinggi; separuh tengah -2,2% sampai +1,2%), dan -0,6% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.