
USDA data showed September corn use for ethanol at 430.1 million bushels, down 3% from August but up 12% year on year, and DDGS production at 1.70 million tons. Soybean crush reached 175 million bushels, above expectations and up year on year.
Strong ethanol and crush margins support steady corn and soymeal demand, which supports DDGS output and meal supply.
Setelah 1.040 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,5% selama 5 sesi (62% lebih tinggi; separuh tengah -0,9% sampai +2,0%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 250 peristiwa laporan netral sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +1,7%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Setelah 296 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median -0,0% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +2,0%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.