
USDA FAS forecasts China's 2024-25 soybean production at 19.9 million tonnes, slightly up from 19.7 million, with imports projected at 104 million tonnes, raised from 103 million in the prior report. Beginning stocks are seen rising to 36.4 million tonnes, and feed demand growth is supporting soymeal use.
Steady-to-higher Chinese import expectations and large opening stocks point to ample global soybean supply, a mildly bearish factor for soybeans and soybean meal prices.
Setelah 788 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median -0,3% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -2,0% sampai +1,5%), dan -0,9% selama 20 sesi.
Setelah 399 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,4% selama 5 sesi (44% lebih tinggi; separuh tengah -2,4% sampai +1,2%), dan -1,0% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.