
The dollar rose on January 13 to 109.94 on the dollar index, pushing peers to multi-year lows. Strong US jobs data led traders to scale back bets on Fed rate cuts this year.
Higher US rates and a firmer dollar reduce the attractiveness of dollar-priced commodities for foreign buyers, a mild bearish factor for grain and meal prices.
Setelah 2.356 peristiwa makro bullish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median +0,2% selama 5 sesi (60% lebih tinggi; separuh tengah -0,3% sampai +0,7%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Setelah 301 peristiwa makro bearish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,1% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -2,2% sampai +1,3%), dan +0,2% selama 20 sesi.
Setelah 273 peristiwa makro bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median -0,4% selama 5 sesi (44% lebih tinggi; separuh tengah -2,4% sampai +1,4%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.