
The yuan has held up despite a trade war, slow growth, near-zero interest rates and a slump in foreign investment. It is heading for its sharpest annual gain since 2020.
A firmer yuan makes Chinese import purchases of US feed ingredients cheaper in dollar terms, which can modestly support demand. The effect on grain prices is limited.
Setelah 362 peristiwa makro bearish sebelumnya, Yuan Tiongkok (CNY per USD) bergerak median -0,1% selama 5 sesi (42% lebih tinggi; separuh tengah -0,4% sampai +0,1%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.