
Oil prices fell as Ukraine peace talks dragged on, with WTI crude settling at $58.55 a barrel, down 10 cents. Traders are also watching an upcoming OPEC+ meeting and reports that Saudi Arabia shut an oil pipeline as Houthis tightened their grip on Red Sea shipping.
Easing prospects for Russia-Ukraine peace reduce the geopolitical risk premium in crude, which lowers diesel and energy costs for feed production and transport. Red Sea disruption partly offsets that by raising shipping risk.
Setelah 255 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median -2,4% selama 5 sesi (31% lebih tinggi; separuh tengah -7,0% sampai +1,7%), dan -5,0% selama 20 sesi.
Setelah 250 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median -3,1% selama 5 sesi (36% lebih tinggi; separuh tengah -7,9% sampai +1,6%), dan -5,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.