
USDA's January cattle inventory showed 86.2 million head on January 1, 2026, down 0.3% from 2025. Analysts expect the herd will not expand until at least 2028, keeping cattle supplies tight and volatile.
A continued shrinking herd limits feeder cattle supply and supports higher cattle and beef prices, with heightened market sensitivity to news.
Setelah 268 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Sapi Hidup bergerak median +0,3% selama 5 sesi (58% lebih tinggi; separuh tengah -0,7% sampai +1,4%), dan +1,7% selama 20 sesi.
Setelah 227 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Sapi Bakalan bergerak median +0,4% selama 5 sesi (57% lebih tinggi; separuh tengah -1,2% sampai +1,5%), dan +1,1% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.