The 2022-26 HPAI outbreak has now hit more than 1,000 US commercial flocks, passing that mark on March 31 and 1,001 on April 1. Most losses have been turkey flocks, with significant layer, broiler and duck losses as well.
Continued poultry losses reduce bird numbers and feed demand, mainly in turkeys and layers, which is modestly bearish for poultry feed demand and supportive of chicken and turkey prices.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 175 peristiwa penyakit bearish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,5%), dan +0,6% selama 20 sesi.
Setelah 167 peristiwa penyakit bearish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,6% selama 5 sesi (40% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +1,4%), dan -0,8% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.