
The Australian dollar slipped to a one-week low near 0.7120 against the USD on May 28 after softer jobs data and reduced RBA hike bets. Renewed US strikes on Iran and hawkish Fed expectations also supported the US dollar.
A firmer USD and weaker AUD make Australian grain and meal exports more competitive, while the Iran escalation keeps energy and freight costs elevated.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 2.356 peristiwa makro bullish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median +0,2% selama 5 sesi (60% lebih tinggi; separuh tengah -0,3% sampai +0,7%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Setelah 323 peristiwa makro bullish sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median +0,7% selama 5 sesi (58% lebih tinggi; separuh tengah -2,9% sampai +3,7%), dan +1,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.