
BCRA memaparkan Laporan Kebijakan Moneter kuartal III 2026, dengan menyoroti bahwa konflik Timur Tengah belum mereda, lalu lintas di Selat Hormuz masih terganggu, dan konflik telah meluas ke Laut Merah. Laporan itu mencatat persediaan minyak yang menurun serta cadangan gas Eropa yang rendah menjelang musim dingin.
Gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz dan Laut Merah membuat biaya energi dan pupuk tetap tinggi, sehingga meningkatkan biaya produksi pakan dan ongkos angkut bagi pembeli.
Setelah 323 peristiwa makro bullish sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median +0,7% selama 5 sesi (58% lebih tinggi; separuh tengah -2,9% sampai +3,7%), dan +1,3% selama 20 sesi.
Setelah 155 peristiwa makro bullish sebelumnya, Gas Alam bergerak median +0,1% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -4,0% sampai +7,1%), dan +2,0% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.