
Malaysian Palm Oil Council forecasts August crude palm oil trading between RM4,400 and RM4,650 per tonne. June output rose 8% month on month to 1.63 million tonnes on a decade-high extraction rate, but stayed 3% below last year, and exports were 4% lower on softer Chinese and Indian demand.
Indonesia's B50 rollout supports palm demand, but soft Chinese and Indian imports and firm Malaysian output limit price gains, leaving the August range fairly balanced.
Setelah 66 peristiwa laporan netral sebelumnya, Minyak Sawit bergerak median +0,2% selama 5 sesi (58% lebih tinggi; separuh tengah -0,4% sampai +2,0%), dan +2,2% selama 20 sesi.
Setelah 114 peristiwa laporan netral sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median +0,1% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,4%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.