
China imported 32.3 million tonnes of U.S. soybeans in 2021, up 25% from 25.89 million tonnes in 2020, according to customs data. The increase came under the Phase One trade pact, which committed China to buy more U.S. farm products.
Stronger Chinese purchases of U.S. soybeans support U.S. soybean demand and export pricing, while lower Brazilian shipments shift import flows toward U.S. supply.
Setelah 696 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,9%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 224 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,2% selama 5 sesi (43% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,2%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.