
China sharply increased grain and oilseed imports in May 2023, with soybean imports from Brazil up 40% year on year to 10.94 million tonnes. Buyers took advantage of low Brazilian soybean prices, and US soybean imports fell 47% in May while corn imports dropped 20%.
Strong Chinese buying of cheap Brazilian soybeans supports Brazil's export prices and draws demand away from US origin. US corn and soybean exports to China are losing share.
Setelah 696 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,9%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 683 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,6%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.