
Commodities gained strongly in January, heading for their best monthly performance since April 2016, led by energy and industrial metals. Markets are focused on upcoming events including the UK Brexit vote, the FOMC meeting, and U.S.-China trade talks in Washington.
Broad commodity strength and upcoming U.S.-China trade talks create a macro backdrop that can influence feed grain and energy-linked input prices. Slowing global growth and the IMF downgrade pose demand risks.
Setelah 487 peristiwa makro bullish sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median +1,0% selama 5 sesi (60% lebih tinggi; separuh tengah -2,0% sampai +4,0%), dan +1,5% selama 20 sesi.
Setelah 323 peristiwa makro bullish sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median +0,7% selama 5 sesi (58% lebih tinggi; separuh tengah -2,9% sampai +3,7%), dan +1,3% selama 20 sesi.
Setelah 359 peristiwa makro netral sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median -0,0% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -0,4% sampai +0,4%), dan -0,1% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.