
Chicago wheat fell for a fourth straight session as USDA data showed US winter wheat conditions improving to 55% good-to-excellent, ahead of expectations. A firmer dollar after Trump announced tariffs on Mexico and Canada also weighed on grain prices, and corn eased.
Better US winter wheat ratings raise expected global supply and pressure CBOT prices, while a stronger dollar makes US exports less competitive.
Setelah 1.006 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +1,8%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 1.102 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +1,3%), dan +0,0% selama 20 sesi.
Setelah 53 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -0,4% sampai +0,5%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.