
Grain futures held steady after a Monday selloff triggered by escalating rhetoric in the US-China trade standoff. The slow pace of harvest and winter wheat seeding provided some support heading into the holiday.
Broad risk-off sentiment across markets and renewed trade war concerns pressure grain demand expectations, while slow harvest progress offers modest price support.
Setelah 480 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Jagung bergerak median +0,2% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,6%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 250 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,6%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Setelah 206 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (53% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,6%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.