
Grain and livestock markets closed mostly lower on February 28 as funds liquidated positions amid uncertainty over possible US tariffs on Mexico, Canada and China. Feeder cattle traded higher on lower corn prices and possible 25% tariffs on Mexican feeder cattle, while live cattle and lean hogs weakened.
Tariff uncertainty on major US export partners weighs on hog and grain demand, while possible Mexican feeder cattle tariffs could tighten US feeder supplies and support cattle prices.
Setelah 683 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,6%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 803 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,7%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 375 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -2,0% sampai +1,1%), dan -0,1% selama 20 sesi.
Setelah 123 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Babi Hidup (Lean Hogs) bergerak median -0,4% selama 5 sesi (43% lebih tinggi; separuh tengah -2,9% sampai +2,0%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.